Ini Alasan yang Membuat Valentino Rossi Iri dengan Pembalap Ducati

- Minggu, Juli 09, 2017
Agen Judi Casino Online
Ini yang Membuat Rossi Iri dengan Pebalap Ducati
Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku iri dengan pebalap Ducati yang memiliki pebalap penguji hebat. (AP/Hendrik Schmidt)
Motogpclub.com,Tavullia - Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku iri dengan Ducati yang memiliki rider penguji yang hebat. Menurutnya akan sangat berguna jika memiliki pebalap penguji yang punya kualitas mumpuni.

Seperti diketahui, Ducati memiliki pebalap penguji sekaliber Casey Stoner, mantan juara dunia MotoGP. Pengalamannya dan kualitasnya saat di lintasan sudah teruji. Sebelum pensiun pada 2012, ia sudah menikmati dua titel.

SIMAK JUGA : Berita MotoGP: Bos Yamaha Mengakui Sasis Baru Undang Kontroversi

Gelar pertama diraih bersama Ducati pada MotoGP 2007. Dia lalu meraih penghargaan kedua bersama Honda pada 2011. Pemahaman dan pengetahuannya di lintasan sangat berguna bagi Ducati. Perkembangan Ducati di musim ini tak lepas dari peran Stoner.

Tak hanya Stoner, Ducati juga memiliki Michele Pirro sebagai pebalap penguji. Meski belum pernah meraih gelar juara dunia, setidaknya Pirro cukup berpengalaman dengan 46 kali balapan di MotoGP.

"Ini akan berguna jika kami memiliki situasi yang sama di Yamaha sebagai rival dalam kejuaraan (MotoGP). Dalam rangka menilai manfaat dari sasis baru, Anda butuh kecepatan. Anda harus memiliki kecepatan seperti dalam perlombaan MotoGP," kata Rossi seperti dikutip Speedweek.

"Di Yamaha, kami punya Katsuyuki Nakasuga sebagai pebalap penguji. Ia cepat, memenangkan balapan di Superbike Championship Jepang dan beberapa kali di Suzuka 8 Hours. Ia juga finis kedua di MotoGP Valencia (2012). Tapi ia tak sekuat saya dan Maverick (Vinales). Ini tak bisa diubah. Kami terus bekerja dan membuat perubahan," lanjut Rossi.

Jika dibandingkan dengan Stoner dan Pirro, Nakasuga memang kalau jauh. Ia hanya punya pengalaman enam kali melaju di lintasan MotoGP. Lalu, usianya saat ini juga sudah 35 tahun.

Hal itu yang diyakini Rossi sebagai salah satu faktor mengapa laju Yamaha di musim ini sedikit tersendat. Saat ini Vinales dan Rossi berada di belakang pebalap Repsol Honda, Marc Marquez yang menguasai puncak klasemen. Bahkan, Rossi masih kalah dari pebalap Ducati, Andrea Dovizioso.

Hingga paruh musim MotoGP 2017, Vinales menempati posisi kedua dengan selisih lima poin dari Marquez. Sedangkan Rossi tertahan di posisi keempat dengan raihan 119 poin, terpaut enam poin dari Dovi. (Artikel asli ditulis Ahmad Fawwaz Usman/diedit Harley Ikhsan dan Reza Deni Saputra/Liputan6.com)
Advertisement Jadwal MotoGP
 

close
Judi Bola Online Judi Online Agen Judi Online