Tim Movistar Yamaha Analisis Soal Hasil Buruk di MotoGP Austria

- Selasa, Agustus 15, 2017
Agen Judi Casino Online
Analisis Yamaha Soal Hasil Buruk di Austria
Maverick Vinales (kiri) dan Valentino Rossi. (Yamaha MotoGP)

Berita MotoGP, Spielberg - Kubu Movistar Yamaha sudah menduga akan menjalani balapan yang berat di Austria, Minggu (13/8), karena mereka punya masalah dengan ban belakang yang cepat aus.

Tim itu sebetulnya juga sudah mengantisipasi dengan memasang ban belakang hard di motor Maverick Vinales dan Valentino Rossi, namun tetap tidak membantu.

Analisis Yamaha Soal Hasil Buruk di Austria


"Kami sudah mengantisipasi bahwa balapan akan sangat sulit, dan juga berat bagi ban. Pagi ini kami memutuskan untuk memakai spesifikasi ban belakang hard, namun pada akhirnya tidak membawa hasil seperti yang diharapkan," kata direktur tim Massimo Meregalli.

BACA JUGA: Rossi Ungkap Penyebab Perfomanya Jelek di MotoGP Austria

Masalah bertambah karena Vinales dan Rossi masing-masing membuat kesalahan identik dengan terlalu melebar di Tikungan 1 dalam dua peristiwa terpisah.

Rossi awalnya masuk rombongan terdepan dan bisa terus mengancam pemimpin lomba, namun kemudian waktu putarannya memburuk dari semula kisaran 1 menit 24 detik menjadi 1 menit 25 detik.

Vinales akhirnya hanya bisa finis keenam terpaut 7,4 detik dari pemenang balapan, disusul Rossi tepat di belakangnya. Mereka berdua kalah dari pembalap satelit Tech 3 Yamaha Johann Zarco di posisi lima.

"Start balapan berjalan bagus, Maverick dan Valentino mampu bersaing di rombongan depan. Namun setelah 10 putaran mereka mulai merasakan kekurangan daya cengkeram di ban belakang," kata Meregalli.

"Tim akan bekerja keras menemukan solusi masalah ini sebelum balapan di Silverstone, dengan melakukan tes tertutup di Misano akhir pekan nanti."

Vinales mengklaim bahwa masalah ban belakang menimpanya hampir di sepanjang balapan, yang membuatnya tidak mampu memberi perlawanan.

"Bukan hanya melawan tim-tim pabrikan lainnya, namun juga saat melawan Zarco, sangat sulit menempel mereka," keluh Vinales.

"Kami harus bekerja sangat keras kalau ingin bertarung merebut juara dunia."

Sementara Rossi mengatakan masalah baru menjadi serius menginjak paruh kedua balapan, terlepas dari kesalahan yang dia lakukan di Tikungan 1.

"Hari ini masalahnya dimulai setelah 10 atau 12 putaran. Kami terlalu banyak menekan bannya, sehingga ban belakang aus dengan cepat dan membuat kami kehilangan kinerja dan kecepatan," kata Rossi.

"Sejak itulah motornya sulit dikendalikan, dan saya juga melakukan kesalahan saat pengereman. Saya tidak punya akselerasi pada paruh kedua balapan dan sangat kesulitan karena kurangnya daya cengkeram."